konsultan kesehatan
Selasa, 09 April 2013
0
komentar
“konsultan kesehatan”
Read: bilal revolusi
25 maret 2013. Saya bertemu seorang lelaki berparas jawa tulen. Dan kita sempat berbincang-bincang tentang orang-orang yang pernah sukses di dunia, semacam bill gates. Dan pertemuan saya dengannya yang kedua ini menimbulkan kesan yang menarik untuk saya. menurut penuturannya, ia tahun depan akan wisudah. Mendengar apa yang dia ungkapkan membuat saya senang dengan kondisinya yang tak lama lagi akan menjauh dari dunia kampus. Pernah suatu hari di pertemuan kita yang pertama, dia sempat bertanya kepada saya dan Rudini:
Read: bilal revolusi
25 maret 2013. Saya bertemu seorang lelaki berparas jawa tulen. Dan kita sempat berbincang-bincang tentang orang-orang yang pernah sukses di dunia, semacam bill gates. Dan pertemuan saya dengannya yang kedua ini menimbulkan kesan yang menarik untuk saya. menurut penuturannya, ia tahun depan akan wisudah. Mendengar apa yang dia ungkapkan membuat saya senang dengan kondisinya yang tak lama lagi akan menjauh dari dunia kampus. Pernah suatu hari di pertemuan kita yang pertama, dia sempat bertanya kepada saya dan Rudini:
“kalian pilih yang mana, jadi bisnis man atau menjadi PNS?”
Saya mengatakan: “jadi PNS dan Bisnis man”
Ia mengerutkan wajahnya: “pilih satu”
“PNS dan Bisnis man”
Kala itu, bagi saya selama kita punya kemampuan untuk mengusai dua
dunia, mengapa tidak memanfaatkannya? misalnya ada seorang yang jadi seorang guru
sejarah namun di sisi lain dia juga suka dengan dunia blog alias jadi blogger.
Itu bukan hal yang salah kan?
Dan hari ini, saat pertemuan ke dua, saya dan dia terlibat
perbincangan. Dia dengan percaya diri mengatakan kepada saya bahwa sekarang dia
sedang bekerja sebagai konsultan kesehatan. Saya menerka-nerka, apa dia
sekarang bekerja pada sebuah perusahaan asuransi? Pikiran saya kembali diajak untuk
menerka-nerka maksud dari kata-katanya itu. dan pikiran saya menuju satu pekerjaan
yang menjual obat, alias sales obat. Dan apa yang saya terka itu tak meleset. Dalam
perbincangan kita, dia membuka kartu As pekerjaannya—yang tak mengenal waktu, dan tak ada bos dalam
pekerjaannya. Saya mulai tersenyum, kata-kata yang sering saya dengar dari
mulut para penjual obat yang mengunakan gaya yang sama.
“saya bekerja di k-***k”
Dalam hati saya menebarkan senyum yang sangat manis. Maka tak lama
dia pun mempromosikan kegiatan MLM [multi Level Marketing] yang menawarkan obat
pada orang lain, dan merekrut orang lain untuk menjual obat.
Oh, jadi dari tadi yang di maksud konsultan kesehatan itu adalah julan
obat, to?. Semoga sukses yah, bang dengan konsultan kesehatannya. Semoga
dengan menjadi konsultan kesehatan itu, abang bisa mencapai impian abang
sebagai orang sukses, layaknya pertemuan pertama kita yang abang bilang sukses-sukses
itu, semacam bill gates[]
0 komentar:
Posting Komentar